Mengapa gizi anak penting?
Gizi adalah zat makanan pokok yang di perlukan bagi pertumbuhan dan Kesehatan tubuh. Gizi yang seimbang adalah apabila asupan makanan cukup secara kuantitas, kuliatas dan mengandung berbagai jenis zat gizi yang di butuhkan tubuh. Kekurangan gizi sangat berpengaruh terhadap tubuh manusia diantaranya penurunan berat badan, depresi, gangguan kecemasan, dan gangguan tumbuh kembang anak
Pada Masa tumbuh kembang anak adalah periode emas. Dimana anak mengalami pertumbuhan fisik, kecerdasan, mental dan emosional yang sangat cepat. Makanan yang mengandung gizi yang baik akan mempengaruhi tumbuh kembang anak tersebut. Jika kebutuhan gizi tidak tercukupi anak bisa mengalami stunting, kekurangan energi bahkan gangguan belajar. Oleh karena itu anak perlu memperoleh gizi dari makanan sehari-hari dalam jumlah yang tepat dan berkualitas baik.
Di era globalisasi ini terjadi perkembangan berbagai jenis makanan cepat saji yang umumnya memiliki kandungan tinggi lemak, gula dan garam sementara memiliki serat yang rendah. Anak susah makan menjadi keluhan bagi Sebagian besar orangtua, dan rata-rata anak hanya memilih makanan yang mereka suka yang seringnya adalah makanan cepat saji. Jika anak sering mengonsumsi makanan cepat saji akan berdampak pada tumbuh kembangnya diantaranya obositas, penyakit kronis, mudah Lelah, prestasi akademik menurun dan gangguan perilaku
Apa si kebutuhan gizi utama anak?
- Karbohidrat
Karbohidrat sangatlah penting sebagai sumber energi bagi tubuh si kecil. Karbohidrat kebanyakan mengandung gula sederhana dan biji-bijian yang halus, seperti tepung putih dan nasi putih.
- Protein
Protein mendukung Kesehatan tulang dan gigi, berperan dalam pembentukan sel tubuh dan otot. Protein bisa di peroleh dari telur, daging, ikan, susu dan kacang-kacangan.
- Lemak Sehat
Lemak ini baik untuk Kesehatan jantung, energi cadangan, dan penyerapan vitamin. Lemak sehat ditemukan dalam ikan salmon, alpukat, zaitun, dan kacang.
- Vitamin dan mineral
Vitamin dan mineral dibutuhkan untuk berbagai fungsi tubuh. Misalnya, vitamin A untuk penglihatan, Vitamin C untuk kekebalan tubuh, zat besi untuk mencegah anemia. Makanan yang mengandung vitamin dan mineral diantaranya buah, sayur, biji-bijian utuh, kacang-kacangan dan polong-polongan.
Islam juga memberikan perhatian terhadap gizi dan pola makan. Dalam QS. Al-Baqarah: 172, Allah memperintahkan umat-Nya untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik (thayyib).
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُلُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقْنٰكُمْ وَاشْكُرُوْا لِلّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ ١٧٢
yâ ayyuhalladzîna âmanû kulû min thayyibâti mâ razaqnâkum wasykurû lillâhi ing kuntum iyyâhu ta‘budûn
“Wahai orang-orang yang beriman, makanlah apa-apa yang baik yang Kami anugerahkan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu benar-benar hanya menyembah kepada-Nya.”
Anak sehat lebih aktif, ceria, jarang sakit dan memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi. Oleh karena itu, menjaga Kesehatan anak sejak dini adalah langkah penting untuk menyiapkan masa depan yang lebih cerah dan berkualitas.





